Integrasi Soft Skill dan Critical Thinking dalam Model Pembinaan Minat-Bakat di Perguruan Tinggi Islam
Abstrak
Pengembangan prestasi mahasiswa di perguruan tinggi masih cenderung berfokus pada capaian akademik, sementara penguatan soft skill dan kemampuan berpikir kritis belum terintegrasi secara optimal dalam kebijakan pembinaan mahasiswa. Padahal, kedua kompetensi tersebut berperan penting dalam meningkatkan daya saing mahasiswa. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi program pengembangan minat–bakat dalam memperkuat soft skill dan critical thinking mahasiswa sebagai strategi peningkatan prestasi kompetitif.. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Institut Agama Islam Badrus Sholeh Kediri. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab berprestasi semester 1–7 yang mengikuti program pembinaan minat–bakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terstruktur, dan dokumentasi prestasi mahasiswa, kemudian dianalisis menggunakan teknik pemadatan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengembangan minat–bakat yang dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan mampu memperkuat soft skill mahasiswa, khususnya komunikasi publik, kerja sama tim, kepercayaan diri, disiplin, dan kepemimpinan. Selain itu, program tersebut mendorong peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui aktivitas analisis isu, penyusunan argumen, evaluasi teks, serta refleksi performa dalam kegiatan kompetitif. Integrasi soft skill dan critical thinking melalui program minat–bakat terbukti berkontribusi terhadap keberhasilan mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dalam meraih tujuh prestasi kompetitif sepanjang tahun 2024-2025 pada tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan pembinaan minat–bakat sebagai strategi institusional dalam meningkatkan daya saing mahasiswa.
Referensi
Adhitya Pratama, D. P., Subroto, W. T., & Sakti, N. C. (2025). Soft skills and Entrepreneurial Spirit: Integration of Skills through Continuing Education for Indonesian Students in the Era of Globalization 21st Century. International Journal of Research and Scientific Innovation, XI(XII), 733–744. https://doi.org/10.51244/IJRSI.2024.11120065
Bansa, Y. A., Syafa’at, A., Soma, R., Abrar, M., & Rosita, R. (2025). Pengembangan Soft skill Public Speaking Bagi Mahasiswa. Monsu’ani Tano Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 173–181.
Beebe, J. (2014). Rapid Qualitative Inquiry: A Field Guide to Team-Based Assessment. Bloomsbury Publishing PLC.
Chen, X., Zhai, X., Zhu, Y., & Li, Y. (2022). Exploring debaters and audiences’ depth of critical thinking and its relationship with their participation in debate activities. Thinking Skills and Creativity, 44, 101035.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE.
Dess, G. G., & Picken, J. C. (2000). Changing roles: Leadership in the 21st century. Organizational dynamics, 28(3), 18–34.
Dwyer, C. P., Hogan, M. J., & Stewart, I. (2014). An integrated critical thinking framework for the 21st century. Thinking skills and Creativity, 12, 43–52.
Febrina, E., & Mukhidin, M. (2019). Metakognitif sebagai keterampilan berfikir tingkat tinggi pada pembelajaran abad 21. Edusentris, 6(1), 25–32.
Feraco, T., Resnati, D., Fregonese, D., Spoto, A., & Meneghetti, C. (2023). An integrated model of school students’ academic achievement and life satisfaction. Linking soft skills, extracurricular activities, self-regulated learning, motivation, and emotions: T. Feraco et al. European Journal of Psychology of Education, 38(1), 109–130.
Fitriani, D., & Setyono, H. (2022). Model Pengembangan Minat Dan Bakat Mahasiswa. JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan Dan Penelitian, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.56806/jh.v3i1.59
Franco, A., Marques Vieira, R., & Tenreiro-Vieira, C. (2018). Educating for critical thinking in university: The criticality of critical thinking in education and everyday life. Essachess. Journal for Communication Studies, 11(2), 22.
Hanur, B. S., Fauziah, G. E., Fatimah, F., & Sari, R. (2025). Skill Reinforcement Management of Inclusive Education towards Shadow Teachers in Islamic Institutions. Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education, 9(1), 33–49.
Kadarisman, A., Jaya, F., & Sucipto, Y. (2024). Transformasi Pendidikan Ekonomi Melalui Integrasi Soft skills Abad Ke-21. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(5).
Kennedy, R. (2007). In-class debates: Fertile ground for active learning and the cultivation of critical thinking and oral communication skills. International Journal of Teaching & Learning in Higher Education, 19(2).
Komara, E. (2018). Penguatan Pendidikan Karakter dan Pembelajaran Abad 21. SIPATAHOENAN, 4(1). https://doi.org/10.2121/sip.v4i1.991
Manurung, A. S., Fahrurrozi, E. U., & Gumelar, G. (2023). Implementasi berpikir kritis dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Jurnal Papeda, 5(2).
Matteson, M. L., Anderson, L., & Boyden, C. (2016). “ Soft skills”: A phrase in search of meaning. portal: Libraries and the Academy, 16(1), 71–88.
Moleong, L. J., & Surjaman, T. (1989). Metodologi penelitian kualitatif. Remadja Karya. https://books.google.co.id/books?id=YXsknQEACAAJ
Moleong, Lexy J.,. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Muhmin, A. H. (2018). Pentingnya pengembangan soft skills mahasiswa di perguruan tinggi. Forum Ilmiah, 15(2), 330–338.
Mulyana, H. A., WC, C., & Ht, C. H. C. (2025). Critical thinking: Menuju Berargumen Logis dan Terstruktur. Goresan Pena.
Nafi’ah, S. (2022). Pembinaan Guru Model dalam Matematika untuk Mengembangkan Minat dan Bakat Siswa dengan Teknik Self Management Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020. Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan, 2(1), 47–56.
Nugraha, M. T. (2026). Integrasi Keterampilan Abad 21 di Perguruan Tinggi. Muhamad Tisna Nugraha.
Obilor, E. I. (2019). Soft skills and students’ academic achievement. The International Journal of Community and Social Development, 7(2), 27–37.
Oktavianti, F. (2019). Manajemen peserta didik dalam pengembangan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler. Joyful Learning Journal, 8(4), 184–192.
Paxton, D., & Van Stralen, S. (2015). Developing collaborative and innovative leadership: Practices for fostering a new mindset. Journal of leadership education, 14(4), 11–25.
Pithers, R. T., & Soden, R. (2000). Critical thinking in education: A review. Educational research, 42(3), 237–249.
Poláková, M., Suleimanová, J. H., Madzík, P., Copuš, L., Molnárová, I., & Polednová, J. (2023). Soft skills and their importance in the labour market under the conditions of Industry 5.0. Heliyon, 9(8).
Rahmadani, P. N., Arthur, R., & Maulana, A. (2023). Integrasi konsep literasi vokasional untuk mengembangkan berpikir kritis pada siswa SMK: Sebuah kajian pustaka. Jurnal Pendidikan West Science, 1(12), 817–826.
Rusliana, I., Pribadi, P., & Supriatna, N. (2024). Pengembangan Kepemimpinan Pada Mahasiswa Generasi Z Melalui Program Pelatihan Soft skills. KhidmatMu, 1(1), 18–26.
Schafersman, S. D. (1991). An introduction to critical thinking.
Setiani, F., & Rasto, R. (2016). Mengembangkan soft skill siswa melalui proses pembelajaran. Jurnal pendidikan manajemen perkantoran, 1(1), 160–166.
Shahidi Hamedani, S., Aslam, S., Mundher Oraibi, B. A., Wah, Y. B., & Shahidi Hamedani, S. (2024). Transitioning towards tomorrow’s workforce: Education 5.0 in the landscape of society 5.0: A systematic literature review. Education Sciences, 14(10), 1041.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tushar, H., & Sooraksa, N. (2023). Global employability skills in the 21st century workplace: A semi-systematic literature review. Heliyon, 9(11).
Yulian, R. (2021). The flipped classroom: Improving critical thinking for critical reading of EFL learners in higher education. Studies in English language and education, 8(2), 508–522
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-sa4.footer##
